Wednesday, October 03, 2012

Dibalik Tema Eksmud TT3305

Waktu kebersamaan memang sangat mahal harganya.


Entah sudah berapa lama anak kelas merencanakan liburan bersama (atau minimal) keluar bersama. Seingat saya dimulai dari tahun kemaren: mulai dari pergi ke pantai, nginep di vila, dll dengan penanggung jawab yang diangkat secara sepihak lewat facebook. Tapi, seiring waktu berlari dan ngebut, rencana itu kini tinggal arsip. Arsip postingan facebook aja. Kemudian muncul poto kelas, lagi-lagi, itu pun jadi arsip saja yang lama kelamaan postingan tentang itu pun tenggelem jauh ke dalem dan ketutup sama postingan yang lain.

Sampai akhirnya, wacana poto kelas kembali menggaung. Dan alhamdulillah, waktu kebersamaan itu berhasil kita dapatkan. Berbeda dengan yang lain yang menjadi arsip dalam facebook aja, kali ini malah jadi arsip dalam kehidupan kita masing-masing: arsip poto beberapa bulan sebelum kami mengakhiri jabatan sebagai mahasiswa. Poto per 1 Oktober 2012.

Berasa sedih emang, ketika fakta yang bicara bahwa mungkin waktu kebersamaan ini sulit untuk diciptain lagi. Tarik ulur antara kepadatan jadwal kesibukan kami masing-masing, ego indivdualitas dan kemalasan, menjadi cerita dan proses unik tersendiri yang mungkin akan membuat cerita itu makin berwarna.

Tapi satu hal yang pasti, dengan mengusung tema eksmud (eksekutif muda). Jujur aja, waktu itu saya sangat terharu melihat teman kelas seangkatan, teman bermain bersama, teman belajar bersama, teman galau bareng, teman nongkrong, teman cengcengan, teman diskusi, teman bercanda, sampai teman skandal bersama kini menjadi agen perubahan dan generasi baru yang dinantikan oleh masyarakat dan negara.

Bukan hanya sebagai tulang punggung negara, pengganti para generasi tua, dan nantinya steering negara. Tapi lebih dari itu, kelanjutan cerita negara Indonesia ada disana. Apa nanti Indonesia akan makin maju dan berlari mengejar ke-tertinggalannya, atau malah stagnan dan berjalan di tempat, sibuk dengan urusan internal. Karna sudah banyak orang yang menggembar-gembori tentang bonus demografi yang dimiliki Indonesia beberapa tahun yang akan datang. Kesempatan dan bonus ini yang nantinya kita, generasi muda yang pegang dan ambil peran.

Saya yakin, suatu hari salah satu dari kami akan menjabat peran yang sangat penting dan strategis di negara ini. Dan saya sangat yakin salah satu dari kita nanti, akan menjadi eksekutif muda sejati yang nggak lupa dalam membangun negaranya sendiri. Dan saya sangat yakin, bahwa salah satu dari kita nanti akan membawa nama harum bangsa dan negara lewat jiwa dan karyanya.

A friends of mine told me that "Salah satu doa yang mujarab adalah doa seseorang kepada orang lain tanpa sepengetahuan orang tersebut" Dan saya yakin, kita semua pernah mendoakan untuk teman kita, doa kebaikan dan keberkahan serta kesejahteraan. Semoga doa-doa kebaikan itu dikabulkan oleh Allah Yang Maha Pengasih... aamiin y Rabb...

Orientasi kita mungkin akan berbeda ketika kita nggak lagi menjabat gelar mahasiswa, tapi kebersamaan selama kurang lebih empat tahun ini semoga nggak ter-disorientasi dengan hal-hal yang sepele dan kekanak-kanakan.

Terima kasih telah menjadi bagian hidup yang singkat ini
Mengisi cerita dengan cinta tawa dan duka
Mewarnai tiap kertas kehidupan yang makin lama makin habis dimakan usia

Semangat untuk lulus mendapat gelar Sarjana...
TT3305 milik kita bersama...

#Pas liat poto kelas pertama kali dan poto HUT KBM

3 comments:

 
Copyright (c) 2010 Bermula dari Awal and Powered by Blogger.